Sunday, October 16, 2011

Bab 4 Membangkitkan Gelora Cinta Israel

Allah yang Maha Kuasa di Surga dan bumi tidak membeda-bedakan orang—Dia mengasihi semuanya. Allah adalah kasih dan Bapa segala terang. Semua bangsa berasal dari satu darah dan
ditebus melalui darah-Nya, Yesus Kristus. Akan tetapi, tidak semua bangsa di bumi sudah berpartisipasi dalam membawa penebusan ini. Allah dalam Perjanjian Baru membagi manusia menjadi tiga kelompok: Yahudi, Gentiles (bangsa-bangsa non-Yahudi—yang ‘kafir’ alias tidak mengenal Allah), dan Gereja (Tubuh Kristus): Janganlah kamu menimbulkan syak dalam hati orang, baik orang Yahudi atau orang non-Yahudi, maupun Jemaat Allah (1 Korintus 10:32).

Dia mengasihi mereka semua dan memiliki suatu rencana bagi mereka semua. Bapa Surgawi kita tidak menghendaki ada seorang pun binasa, dan agar semua orang menerima keselamatan dalam Kristus Yesus. Pada zaman Nuh, kita melihat bahwa setelah air bah, Nuh menggarap bumi (lihat Kejadian 9). Nuh melahirkan bangsa-bangsa; dan dari bangsa-bangsa, Allah mengkhususkan bagi diri-Nya suatu umat melalui Abraham, Ishak, dan Yakub, yang dikenal sebagai bangsa Yahudi. Allah telah membuat suatu perjanjian dengan Abraham: Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.” (Kejadian 12:1-3).

Bab 5 Ismael—‘Pembuka Jalan’ yang Berikutnya

Ada alasan lain mengapa Allah memberi nama Ismael sebelum dia lahir, melalui penampakan seorang malaikat Tuhan, atau Allah sendiri. Hanya ada empat orang yang diberi nama dengan cara yang unik ini. Dua dalam Perjanjian Baru: Yohanes Pembaptis dan Yesus, dan mereka berhubungan dengan akhir zaman. Dan Dua dalam Perjanjian Lama: Ismael dan Ishak.

Dalam Perjanjian Baru, Yohanes Pembaptis adalah orang pertama yang diberi nama sebelum lahir, dan dia adalah orang yang ‘membuka jalan’ bagi Tuhan Yesus Kristus. Dia lahir lebih dahulu karena dia harus melayani yang lebih besar. Dia mempersiapkan jalan dalam kuasa roh Elia.

Demikian juga, Ismael adalah ‘pembuka jalan’ bagi keselamatan Ishak. Itulah mengapa Ismael lahir lebih dahulu, barulah Ishak yang lahir setelah dia … karena Ismael adalah ‘pembuka jalan.’ Allah juga akan menggunakan Ismael sebagai ‘pembuka jalan’ pada zaman kita ini.

Ismael, sang ‘pembuka jalan’
Allah memberi Abraham suatu mimpi dalam Kejadian 15, saat Abraham tertidur dengan nyenyak. Allah mengatakan padanya bahwa keturunannya akan berada di suatu negeri asing (yaitu Mesir) dan kira-kira 400 tahun kemudian Allah membangkitkan seorang pembebas, yang memimpin mereka keluar dari Mesir. Jadi, apakah Allah berencana membawa orang-orang Israel ke Mesir? Yusuf ditentukan untuk berada di Mesir sehingga dia dapat bangkit menjadi tangan kanan Firaun dan membuat keluarganya dan orang-orang Israel dapat ditempatkan—secara ilahi—di Mesir di bawah perkenanan Firaun, tepat seperti apa yang telah dinubuatkan.

Saturday, October 15, 2011

Bab 6 Terorisme dan Kepercayaan Kaum Kedar

Roh Esau
Ada suatu elemen terorisme dan perang dalam dunia Kaum Kedar masa ini. Elemen khusus ini berada di pusat panggung dunia. Dengan semua liputan televisi dan media, itu adalah suatu subjek yang sulit untuk diabaikan. Beberapa negara khawatir dengan pertumbuhan populasi Kaum Kedar yang pesat dalam wilayah-wilayah perbatasan mereka, yang mencemaskan mereka adalah potensi fundamentalisme Kaum Kedar. Sel-sel fundamentalis yang laten itu tersebar di berbagai bagian dunia Barat, membuat banyak orang mengkhawatirkan adanya musuh baru dari dalam.

Pemerintah-pemerintah pada masa ini menghadapi masalah dalam mengidentifikasi orang-orang yang berpotensi sebagai teroris, karena mereka menjalani kehidupan yang sederhana dan melakukan bisnis seperti biasa—sampai suatu hari mereka menjawab panggilan untuk melakukan perang suci. Karena para pemerintah tidak ingin secara terang-terangan menuding dunia Kaum Kedar sebagai penyebab keributan yang tidak perlu, maka mereka menghadapi dilema—bagaimana mereka menjaga agar penduduk mereka tetap aman sementara pada saat yang sama mereka mencoba untuk menemukan orang-orang yang berniat untuk membahayakan warga mereka? Ada banyak pertanyaan yang tak terjawab tentang asal mula dan sejauh mana terorisme dan kekerasan dalam dunia Kaum Kedar.

Friday, October 14, 2011

Bab 7 Reuni Antara Ismael dan Ishak

Pewahyuan tentang Bapa
Bapa surgawi kita yang penuh kasih mendengar suara Ismael ketika dia ditinggalkan di bawah semak-semak di padang gurun. Allah membuka mata ibunya, Hagar, sehingga dia dapat melihat sebuah sumur yang berisi air untuk minum dan meneruskan hidupnya. Sekarang kita hidup dalam suatu masa ketika sekali lagi Ismael menjerit kepada Allah. Allah akan mendengar tangisannya dan membuka matanya dan menunjukkan padanya sumur kehidupan yang kekal, yaitu Yesus Kristus sendiri.

Gereja harus berdoa agar Allah memunculkan suatu jeritan yang begitu dalam di hati umat Kaum Kedar sehingga itu menyentuh hati Yang Maha Tinggi. Kita, sebagai Gereja Allah, harus bersyafaat bagi Ismael seperti seorang ibu yang bersyafaat bagi anaknya yang sekarat. Karena Allah memakai Gereja untuk melahirkan rencana-rencana Roh ke alam jasmani melalui doa.

Hari-hari ini, ketika Allah mendengar jeritan Ismael, Dia akan menggunakan Gereja untuk memberinya air dari sumur kehidupan yang kekal. Untuk menyelamatkan hidup Ismael dari kematian di padang belantara itu dibutuhkan air. Hari-hari ini, untuk menyelamatkan dia dari maut dan membawanya pada kehidupan yang kekal, diperlukan air kehidupan. Allah akan memakai pembicaraan tentang Ismael untuk membangkitkan Gereja, seperti Allah memakai pembicaraan tentang Saulus untuk membangkitkan Gereja mula-mula di tengah aniaya.

Tuesday, October 11, 2011

Bab 8 Firman Allah yang Meneguhkan

Ada hikmat tersembunyi dalam Firman Allah. Roma 1:17 berkata, “Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman.” Firman Allah adalah pewahyuan dari kebenaran Allah; itu adalah suatu pewahyuan Firman-Nya.

Itu adalah pewahyuan yang menumbuhkan iman, itulah mengapa Alkitab mengatakan bahwa iman timbul. Inilah suatu pernyataan yang luar biasa, “Iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh Firman Kristus” (Roma 10:17). Yang Dia katakan bukan mendengar “Firman,” melainkan “pendengaran oleh Firman.”

Firman itu berbicara, dan suara firman itu adalah Roh Allah, yang mulai menyampaikan firman, kemudian hikmat yang tersembunyi itu pun diungkapkan. Pewahyuan disingkapkan, dan itu dibukakan dalam roh Anda. Anda membawa Firman dalam hidup Anda. Firman Allah selamanya ada di Surga, tetapi itu harus dinyatakan di bumi. Dalam Kejadian 22, Abraham, yang berbicara sebagai seorang nabi, menjawab pertanyaan anaknya dengan mengatakan bahwa, “Allah akan menyediakan bagi-Nya seekor domba untuk korban persembahan.”

Monday, October 10, 2011

Bab 9 Surat-surat yang Hidup

Hari-hari ini, ada suatu perubahan yang terjadi di atmosfer beberapa Negara. Saya percaya bahwa di mana ada kelaparan akan kehidupan Firman-Nya, maka kelaparan itu akan dipuaskan,
dan pewahyuan yang murni dari Roh-Nya akan mengalir. Saya telah melihat suatu pintu yang terbuka di alam roh, yang mengundang Gereja Yesus Kristus untuk naik lebih tinggi dan melihat Firman, dan menjadi Firman di bumi. Ini adalah suatu undangan bagi kita untuk menjadi surat-surat yang hidup, yang akan dibaca oleh semua orang.

Saya berharap agar Gereja pada masa ini tidak hanya mendengar Firman Anda dari pelataran luar, tetapi mereka juga akan berjalan dalam Firman di ruang dalam yang kudus dari hidup mereka. Dengan roh kelemahlembutan, Gereja akan menerima Firman yang terukir yang dapat menyelamatkan jiwa-jiwa dan meruntuhkan kubu-kubu. Kebenaran dan terang Firman Allah dapat meruntuhkan pemikiran tradisional dan kepercayaan-kepercayaan yang menahan langkah Anda dari mengejar rencana yang telah Allah tetapkan bagi Anda sejak semula. Ada suatu pengukur ketegaklurusan (plumb line) yang turun ke roh Anda yang perlu dipusatkan pada Firman-Nya, yaitu Firman Allah. Pengukur ketegaklurusan ini membuat Anda dapat mendirikan bangunan Anda, sehingga bangunan itu tegak lurus, sebagai tempat kediaman Allah.

Ketika bangunan-bangunan dibangun hanya berdasarkan struktur dari manusia, itu bukan tempat kediaman Allah. Ketika orang yang membangunnya memiliki suatu pewahyuan tentang Allah dan mengikuti pengukur ketegaklurusan yang berpusat pada Firman Yesus, maka bangunan itu akan tegak berdiri, dan Allah akan tinggal di dalamnya.

Wednesday, October 5, 2011

Bab 10 Kekayaan Kaum Kedar dan Berkat Ismael

Saya percaya bahwa Roh Kudus sedang berbicara kepada para pemimpin dalam Tubuh Kristus tentang kekayaan dan keuangan untuk tujuan-tujuan Kerajaan Allah. Banyak yang telah menangkap dengan jelas di alam roh bahwa akan segera terjadi suatu perpindahan kekayaan besar-besaran ke dalam Gereja untuk transaksi bisnis Kerajaan Allah. Saya percaya bahwa Allah memberikan ide-ide yang tidak biasa (baca: luar biasa) bagi para pria dan wanita tentang pelayanan dan keuangan dalam abad 21.

Pada hari-hari di akhir zaman ini, Allah sedang membangkitkan rasul-rasul dan nabi-nabi yang akan memiliki sumur minyak mereka sendiri untuk mendanai mereka dalam pemberitaan Firman Tuhan. Mereka akan memiliki sumber-sumber keuangan untuk mengukuhkan perjanjian Allah di muka bumi. Allah akan memberikan ide-ide kreatif pada Tubuh Kristus, yang akan menempatkan orang-orang percaya di tempat-tempat yang memiliki dominasi finansial untuk berfungsi di pasar dunia, yang akan membuat para pebisnis skeptis menjadi takjub. Allah akan membawa banyak orang ke tempat yang subur sehingga mereka dapat mendanai tuaian terbesar yang pernah ada dalam sejarah dunia.

Allah tidak akan memercayakan kekayaan yang sebesar itu ke tangan orang-orang yang tidak mengerti tentang tujuan mereka dalam Kerajaan Allah. Untuk menggenapi takdir-ilahi Anda, Anda perlu mengetahui tujuan mengapa Anda diciptakan, dan Anda juga perlu mengenali karunia yang ada dalam diri Anda. Pewahyuan tentang tujuan itu mendahului manifestasi dari pemeliharaan Allah.